Tetap Bekerja Atau Menjadi Ibu Rumah Tangga?

Assalamualaikum wanita wanita di seluruh dunia. Bagaimana kabarnya? Semoga selalu dalam naungan sang pencipta ya. Karena denganNya lah kita bisa berlindung dan mengharap rahmat terbaik dariNya.

Menjadi seorang wanita memang tak mudah. Mengapa demikian? Tentu saja menjadi seorang wanita memiliki tanggung jawab yang sangat besar. Ketika beranjak remaja seorang wanita harus menjaga dirinya sendiri dari hiruk pikuknya dunia pergaulan remaja. Salah sedikit saja dalam bergaul hancur semua harapan.
viaberita.com

Tidak cukup hanya ketika beranjak remaja. Justru dari sinilah kehidupan yang sebenarnya akan segera dimulai. Lepas dari masa remaja ketika seorang perempuan menemukan pria idaman maka disitulah kesetiaan sebenarnya diuji.

Dulu ketika belum memiliki ketertarikan kepada lawan jenis, pria terhebat yang tentu saja siap siaga 24 jam nonstop untuk menjaga. Hanya ayahnya lah yang mampu merebut hatinya. Namun setelah menemukan pria idaman semua berubah. Kini tak lagi sang ayah yang mampu merebut hati seorang wanita. Ada pria lain yang tentu saja dengan restu sang ayah juga ridho sang Ilahi mampu mendampingi hidupnya kelak.

Singkat kehidupan ketika seorang wanita telah berganti status menjadi seorang istri kewajiban pun harus segera dilaksanakan. Seorang wanita jika sudah menjadi istri maka tugas utamanya adalah mengabdi kepada suami. Karena ketika sudah menjadi istri pintu surganya berada pada suami. Pengabdian utama lah yang menjadikannya mulia.

Berbicara tentang kewajiban. Seorang wanita yang sudah menikah wajib kah untuk tetap bekerja di luar rumah? Mari kita berdiskusi bersama di sini.Menurut saya pribadi, itu semua sebenarnya hanya pilihan. Pilihan dalam arti ketika memang dibutuhkan bekerja untuk membantu roda perekonomian keluarga maka itu sah sah saja. Hanya saja kapasitasnya yang harus diperhatikan dengan benar. Lantas bagaimana solusinya? Berikut ini saya akan mencoba memberikan solusi tentang hal ini.

Pilihlah jenis pekerjaan yang tidak menyita waktu sepenuhnya. 

Bagi para wanita yang tetap memilih untuk bekerja bisa diusahakan memilih pekerjaan yang tidak menyita waktu sepenuhnya. Karena tugas utama kita bukan bekerja namun melayani suami dan merawat keluarga. Jadikan pekerjaan bukan hal yang utama melainkan untuk mengisi kekosongan waktu saja.

Atur keuangan keluarga sebaik mungkin

Wanita merupakan nahkoda dalam keuangan sebuah keluarga. Mengapa seperti itu? Karena seluruh pengeluaran dalam keluarga ujung tombaknya ada pada wanita. Disini dibutuhkan siasat untuk mengatur keluar masuknya keuangan keluarga. Untuk wanita juga harus berhati-hati dalam mengatur ekonomi kelurga. Jadi jika ekonomi sudah dalam kondisi baik seorang wanita tidak perlu bekerja diluar rumah lagi jika memang suami menghendaki.

Diskusikan dengan suami untuk menentukan pilihan


Sekali lagi keputusan untuk memilih bekerja atau tidak itu pilihan masing-masing wanita. Diskusikan dahulu pilihan yang akan diambil dengan suami. Pikirkan juga kebutuhan ekonomi jika wanita tidak bekerja. Namun sebaiknya seorang wanita memang bekerja dirumah. Berprestasi dan berpengahsilan juga bisa didapat di dalam rumah.

Seperti itu kira-kira solusi dari saya yang sama-sama sebagai seorang wanita. Kembali lagi semua pilihan ada pada diri anda sendiri ya kaum wanita. Boleh saja bekerja diluar rumah untuk membantu para suami. Namun jangan pernah lupakan tugas kita sebagai seorang istri yang selalu mengutamakan kepentingan dan kebutuhan suami.

Tidak bisa kita pungkiri bekerja di rumah sebagai ibu rumah tangga tidaklah mudah. Kita akan jauh dari hiruk pikuk dunia luar yang beraneka ragam. Jangan salah menjadi ibu rumah tangga adalah pekerjaan paling mulia. Namun jangan hanya pasrah dengan segala rutinitas ibu rumah tangga saja. Kita bisa mengambil sampingan untuk bekerja mungkin saja yang bisa dijangkau dengan berada di dalam rumah. Sekali lagi itu semua pilihan kalian sendiri.

Tetap bekerja ataupun memilih dirumah untuk menjadi ibu rumah tangga, itu semua pilihan anda. Yang terpenting utamakan keluarga diatas segalanya. Terimakasih semoga bisa sedikit membantu.

0 comments